Renovasi Rumah Subsidi: Apa Saja yang Boleh & Tidak Boleh?

renovasi-teras-depan-rumah-subsidi raja rumah subsidi soloraya

Buat kamu yang baru ambil rumah subsidi atau lagi survey perumahan, pasti muncul pertanyaan klasik:
“Kalau sudah akad, rumah subsidi boleh direnovasi gak sih?”
Jawabannya: boleh.
Tapi ada aturannya—dan ada gaya “lapangan”-nya juga.

Di artikel ini, aku jelasin simpel-simpelnya biar kamu langsung paham gambaran besarnya sebelum renov.


1. Aturan Dasar Renovasi Rumah Subsidi (Versi FLPP)

Secara resmi dari aturan KPR FLPP:

Yang tidak boleh:

  • Mengubah bentuk fasad secara ekstrem (misal: lantai dua sebelum 1 tahun).

  • Mengubah total struktur bangunan yang bikin rumah jadi beda bentuk dari standar awal.

  • Menghilangkan fungsi rumah tinggal (misal dibuat jadi tempat usaha besar).

  • Menambah luas bangunan sebelum lewat masa tertentu.

Yang boleh:

  • ✔️ Perbaikan kecil (cat, perbaikan atap ringan, keramik ulang).

  • ✔️ Menambah elemen non-permanen (kanopi sederhana, pagar, kusen, dekorasi).

  • ✔️ Finishing bagian dalam (kitchen set, partisi ruangan, plafon).

Itu versi “buku”.


2. Versi Lapangan (Yang Sering Terjadi di Rumah Subsidi)

Nah kalau versi kenyataan di Soloraya, biasanya gini:

Yang biasanya aman dilakukan setelah akad:

  • ✔️ Pasang kanopi (asal tidak pakai struktur besar banget).

  • ✔️ Renov dapur belakang (bangun tembok ringan + atap).

  • ✔️ Bikin pagar simple.

  • ✔️ Pasang plafon, ganti keramik, cat ulang.

  • ✔️ Bikin teras kecil depan rumah.

  • ✔️ Tambah ruang servis / laundry.

Ini umum dilakukan dan jarang ada masalah.

Yang sebaiknya ditahan dulu (minimal 1 tahun):

  • Nambah kamar besar permanen.

  • Naik lantai / cor dak.

  • Ubah total fasad jadi model baru.

  • Menambah luas bangunan terlalu jauh dari standar awal.

Bukan karena gak boleh sama sekali, tapi lebih ke aman-aman saja setelah jangka waktu tertentu, biar tidak bentrok aturan KPR subsidi.


3. Rumah Subsidi Bisa Tetap Estetik—Kuncinya 3 Hal

Jangan keburu minder dulu dengan kata “subsidi”.
Kalau ngerti arah renovasinya, rumah subsidi tetap bisa jadi estetik, nyaman, dan keliatan mahal.

Kuncinya cuma 3:

1) Desain

  • Pakai gaya Scandinavian, Japandi, atau minimalis terang.

  • Fokus permainan warna, pencahayaan, dan layout.

2) Budget

  • Renov tidak harus mahal.

  • Keramik + plafon + cat yang selaras → hasilnya udah naik kelas.

3) Tukang yang ngerjain

Ini the real MVP.
Desain bagus + budget oke → bisa rusak kalau tukangnya sembarangan.
Tapi kalau tukangnya rapi, rumah subsidi bisa jadi cakep banget.


4. Kesimpulan Singkat (Biar Kamu Gampang Ingat)

  • Renovasi itu boleh.

  • Ada aturan dasar FLPP yang perlu dipahami.

  • Ada aturan lapangan yang umumnya aman dilakukan.

  • Jangan berlebihan di tahun pertama.

  • Fokus dulu di estetika ringan yang high impact.

Kalau kamu masih bingung mau mulai dari mana, wajar kok—semua orang yang baru ambil rumah subsidi pasti tanya ini dulu.


5. Mau Lihat Pilihan Rumah Subsidi yang Desainnya Sudah Bagus?

Cek katalog lengkap Soloraya di sini:

REKOMENDASI RUMAH SUBSIDI DI SOLORAYA
Klik Gambar

langsung klik WA aja.
Gak booking dulu juga gak apa-apa, tanya-tanya dulu santai.

👉 Klik Tombol WA

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *