Punya Tabungan 10 Juta Bisa Beli Rumah? Begini Rincian Biayanya

Punya Tabungan 10 Juta Bisa Beli Rumah Begini Rincian Biayanya

Kalau kamu sudah berhasil menabung Rp10 juta, selamat!

Mungkin bagi sebagian orang jumlah itu terlihat biasa saja. Tapi bagi banyak calon pembeli rumah, mengumpulkan tabungan Rp10 juta adalah langkah awal yang tidak mudah.

Lalu muncul pertanyaan berikutnya.

“Dengan tabungan Rp10 juta, apakah saya sudah bisa membeli rumah?”

Jawabannya adalah: bisa jadi sudah bisa mulai prosesnya, terutama jika kamu ingin membeli rumah subsidi. Namun, semuanya tetap bergantung pada lokasi rumah, kebijakan developer, bank penyalur, serta biaya-biaya yang berlaku.

Yuk, kita bahas satu per satu.


Berapa DP Rumah Subsidi?

Banyak orang mengira membeli rumah harus menyiapkan uang muka puluhan juta rupiah.

Padahal, untuk rumah subsidi tidak selalu demikian.

Melalui skema KPR FLPP, pemerintah memberikan kemudahan berupa uang muka (DP) mulai dari 1% dari harga rumah.

Misalnya:

  • Harga rumah subsidi Rp185 juta
  • DP 1% sekitar Rp1,85 juta

Namun, perlu diketahui bahwa dalam praktiknya setiap developer memiliki kebijakan yang berbeda. Ada yang menawarkan promo DP ringan, bahkan ada juga yang memberikan subsidi tambahan untuk biaya awal.

Karena itu, jangan ragu menanyakan detail biaya kepada developer sebelum memutuskan membeli.


Selain DP, Biaya Apa Saja yang Perlu Disiapkan?

Nah, ini yang sering terlupakan.

Banyak orang hanya fokus pada DP, padahal masih ada beberapa biaya lain yang biasanya muncul saat proses pembelian rumah.

Berikut gambaran umumnya.

1. Uang Muka (DP)

Kisaran:
Rp2 juta – Rp5 juta

Tergantung harga rumah dan kebijakan developer.


2. Biaya Administrasi Bank

Biasanya digunakan untuk proses pengajuan KPR dan administrasi kredit.

Kisaran:
Rp500 ribu – Rp2 juta

Pada beberapa promo, biaya ini bisa saja ditanggung developer atau bank.


3. Biaya Notaris dan Akad

Biaya ini meliputi pengurusan dokumen hukum, akad kredit, hingga proses administrasi pertanahan.

Kisaran:
Rp2 juta – Rp6 juta, tergantung lokasi, nilai transaksi, dan kebijakan masing-masing proyek.


4. Biaya Asuransi dan Administrasi Lainnya

Pada KPR FLPP, premi asuransi jiwa, asuransi kebakaran, dan asuransi kredit termasuk dalam skema pembiayaan sehingga tidak selalu dibayar terpisah oleh pembeli.

Namun, tetap ada kemungkinan muncul biaya administrasi lain sesuai ketentuan bank atau developer.


Jadi, Apakah Tabungan Rp10 Juta Sudah Cukup?

Jawabannya…

Bisa iya, bisa juga belum.

Kalau total biaya awal di proyek yang kamu pilih sekitar Rp7–10 juta, maka tabungan Rp10 juta tentu sudah menjadi modal yang baik.

Namun jika biaya awal lebih besar, kamu mungkin masih perlu menambah sedikit tabungan.

Yang terpenting adalah jangan hanya melihat angka tabungan.

Bank juga akan menilai beberapa hal lain, seperti:

  • Penghasilan.
  • Riwayat kredit (SLIK OJK).
  • Kelengkapan dokumen.
  • Kemampuan membayar cicilan setiap bulan.

Jadi, tabungan hanyalah salah satu bagian dari proses membeli rumah.


Jangan Sampai Tabungan Habis Total

Ini juga penting.

Kalau seluruh tabungan Rp10 juta habis untuk biaya awal membeli rumah, bagaimana jika tiba-tiba motor rusak? Anak sakit? Atau ada kebutuhan mendadak?

Idealnya, setelah membeli rumah kamu masih memiliki dana cadangan untuk kebutuhan darurat.

Dengan begitu, kondisi keuangan tetap lebih aman ketika mulai mencicil rumah.


Masih Bingung Menghitung Biaya Awal?

Setiap proyek perumahan memiliki rincian biaya yang bisa berbeda.

Karena itu, daripada hanya menebak-nebak, lebih baik meminta simulasi biaya secara langsung sesuai kondisi dan lokasi rumah yang kamu incar.

Dengan simulasi tersebut, kamu bisa mengetahui berapa dana yang perlu disiapkan sejak awal tanpa takut ada biaya yang terlewat.


Yuk, Cari Tahu Rumah Subsidi yang Sesuai Budgetmu

Kalau kamu masih ingin mempelajari seputar rumah subsidi, jangan lewatkan artikel-artikel lainnya di website Raja Rumah Subsidi. Kami membahas berbagai topik mulai dari syarat KPR, proses pengajuan, hingga tips membeli rumah pertama.

Kalau sudah siap mencari rumah, kamu juga bisa melihat katalog lokasi perumahan yang kami pasarkan untuk menemukan pilihan yang sesuai dengan kebutuhan dan budgetmu.

Masih punya pertanyaan?

Hubungi Admin Raja Rumah Subsidi melalui WhatsApp. Tim kami siap membantu memberikan simulasi biaya, menjelaskan proses pengajuan KPR, dan membantu memilih rumah subsidi yang paling sesuai dengan kondisi keuanganmu.


Referensi

  • Program KPR FLPP dari BP Tapera menjelaskan bahwa uang muka (DP) dimulai dari 1%, bunga tetap 5% selama tenor, serta sudah mencakup premi asuransi jiwa, kebakaran, dan kredit.
  • Ketentuan dan biaya tambahan di luar DP (misalnya notaris, administrasi bank, atau biaya akad) dapat berbeda pada setiap developer, bank penyalur, dan wilayah, sehingga sebaiknya selalu meminta rincian biaya resmi sebelum melakukan transaksi.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *