Banyak orang yang ingin membeli rumah subsidi tapi ragu saat sampai di satu pertanyaan ini:
“Kalau masih punya cicilan motor, bisa ambil KPR rumah subsidi nggak?”
Pertanyaan ini wajar. Apalagi bagi pembeli rumah pertama, cicilan motor sering kali jadi satu‑satunya kredit yang sedang berjalan. Di sisi lain, ada kekhawatiran KPR akan langsung ditolak oleh bank.
Memahami Keraguan Calon Pembeli
Keraguan biasanya muncul karena informasi yang setengah‑setengah. Ada yang bilang harus bebas cicilan sama sekali, ada juga yang bilang asal gaji cukup pasti bisa. Akhirnya banyak orang berhenti di tahap “takut duluan”, padahal belum benar‑benar mencoba atau mencari penjelasan yang tepat.
Faktanya, pihak bank tidak melihat cicilan motor sebagai larangan otomatis untuk mengajukan KPR. Yang dinilai bukan sekadar ada cicilan atau tidak, tapi kondisi keuangan secara keseluruhan.
Gambaran Umum Penilaian Bank
Saat mengajukan KPR rumah subsidi, bank akan melihat beberapa hal utama, antara lain:
- Penghasilan per bulan – baik karyawan maupun wirausaha.
- Total cicilan berjalan – termasuk cicilan motor.
- Riwayat pembayaran cicilan – apakah lancar atau sering menunggak.
Selama ini, cicilan motor adalah hal yang sangat umum dimiliki calon pembeli rumah. Karena itu, bank sudah punya standar penilaian tersendiri dan tidak serta‑merta menolak hanya karena ada kredit kendaraan.
Jadi, Punya Cicilan Motor Masih Bisa Ambil KPR?
Jawabannya: bisa, dengan catatan.
Yang menjadi perhatian utama bank adalah kemampuan bayar atau rasio cicilan terhadap penghasilan. Secara sederhana, bank ingin memastikan bahwa setelah membayar cicilan motor dan cicilan KPR, kondisi keuangan masih aman dan tidak memberatkan.
Beberapa poin penting:
- Jika cicilan motor masih lancar dan tidak pernah menunggak, itu justru jadi nilai plus.
- Jika cicilan motor nilainya tidak terlalu besar dibanding penghasilan, peluang KPR tetap terbuka.
- Yang berisiko biasanya bukan karena cicilan motor, tapi karena total cicilan terlalu besar atau riwayat pembayaran bermasalah.
Karena itu, setiap pengajuan KPR sifatnya kasus per kasus, tidak bisa disamaratakan.
Kesimpulan Singkat
Punya cicilan motor bukan penghalang otomatis untuk mengambil KPR rumah subsidi. Banyak pembeli rumah pertama yang berhasil akad meskipun masih mencicil kendaraan.
Yang terpenting adalah:
- penghasilan jelas,
- cicilan berjalan sehat,
- dan data sesuai kondisi sebenarnya.
Kalau masih ragu dengan kondisi masing‑masing, sebaiknya ditanyakan langsung agar tidak salah asumsi.
Ingin Tanya Sesuai Kondisi Anda?
Setiap orang punya kondisi keuangan yang berbeda. Daripada menebak‑nebak atau takut duluan, lebih aman jika ditanyakan langsung. Klik WA aja untuk konsultasi kak 😊 (gratis)
